Langsung ke konten utama

Postingan

Bunga Terakhir

Puisi ini untuk kekasihku Hiasan senyummu selalu hadir temaniku, Dikala diri ini terjatuh dalam hari lelahku, Ingin ku memelukmu dalam nyata, Namun rasanya itu terlalu jauh dalam dekapanku, dan itu hanya angin berlalu Kau, kini diam dalam hati ini Melukiskan asmara yang dulu hilang Dan kini pun, kau ciptakan kilauan cinta dalam mimpi indahku Sampai kini ku tak mengerti Ada apa dengan senyumannku saat ini Sorot matamu begitu tajam Seakan membunuh pengat dalam hari Dan seakan menyejukkan hati ini Dan ku tahu itu cinta dalam tatatapanmu Wahai kasihku, Kau ku cinta dalam perjalanan ini, Kau satu Bunga dalam Seribu Bunga pencariannku Wahai Bungaku, Kau kini tegak dalam pijakan cintamu, Dan ingin rasanya ku menjadi pijakanmu dalam lelahmu, Dan menjadikanmu Bunga terahirku, Hingga nafas ini Tak mampu lagi berhembus Bunga Terahirku, Ingin ku simpan kau dalam lubuk hati ini, Ijinkan aku selalu menjagamu Walau raga ini tak mampu lagi bergerak, Namun yakinlah hati ini akan tetap tertuju pa...

Bayangan Semu

Tak seperti air yang mengalir Yang menetes hingga teriris batu karang Dan terpejam dalam lautan samudera Yang mengikuti jejak ombak di samudera biru Terangkum akan derita semu Dan menciptakan alam bahasa Terbesit Tanya dalam hiasan syair Dan terangkum cerita sunyi bahagia Mungkin bagiku ini adalah terbaik Dan tersudut jiwa yang ramai Namun ku terdiam tanpa bahasa Dan menyapu dunia dengan hening Serta menapak jejak semu di dalam bayangan alam Entahlah apa yang kurasa Namun inilah nyata dalam malam Ingin rasanya ku bernyanyi untuk hati yang sepi Dan berteriak dalam sepinya dunia Bayangmu terangkum indah dalam malam Dan terbesit embun dalam gelap fajar Akan ku raih matahari di ufuk barat Seraya bernyanyi Hanya untuk kau yang ku rindukan

Terangkum indah Ceritaku disana

Sendiri terdiam tanpa bertutur kata Merenungi akan tempat yang telah lama terjejaki Melihat sesuatu yang lama dan yang baru Dan bermimpi akan masa depan yang terhayal Hanya satu tempat ku untuk berimajinasi Tempatku yang sering tertidur lelap Dan terbangun dengan matahari indah dipagi hari Dan ini semua terangkum indah ceritaku disana Rumah itu, menyimpan banyak cerita Canda dan tawa selalu hadir disana Rumah itu, mengawali isak tangisku Manja dan duka selalu hadir disana Rumah itu, tempat ku berlindung Iba dan luka selalu hadir disana Rumah itu, menjadi tempat imajinasiku Hayal dan mimpi selalu hadir disana Rumah itu, hadirkan ku cinta hati Kasih dan sayang selau hadir disana Rumah itu, dengarkan curahan hatiku Suara dan hening selalu hadir disana Rumah itu, menyimpan banyak cerita Tak dapat kuhituing Berapa momen yang tercipta Andai semua tak begini Dan andai semua hanya mimpi Ingin rasanya ku seperti dulu Duduk manis dalam manja Didepan alam yang terbentang Kearah jalan Rumah itu...