Langsung ke konten utama

Seharusnya Kamu Tahu

Rasanya baru sebentar mengenalmu
Jauh sebelum itu, aku hanya terluka olehnya
Dengam hadirmu saat ini, kau berikan warna yang berbeda
Tanpa ada rasa sesal
Kau jadikan hari-hari ini terasa begitu sempurna
Walau hanya dalam pesan-pesan
Dan walau hanya suaramu yang bisa ku sapa

Entahlah, mungkin ini satu perasaanku saat ini
Bisa merangkai kata seperti ini pun aku karena kamu

Entahlah, rasanya ada getar hasrat ingin bertemu
Ingin ku temui mu
Dan ingin ku lihat senyum nyatamu

Mungkin aku sadar aku hanya sebatas hasrat yang menggebu
Tapi kau harus tahu, inisemua nyata didalam hati ini
Semua begitu mendadak
Semua begitu indah
Walau hanya sekilas aku menilaimu

Hai kau yang jauh ada disana
Aku benar-benar ingin temuimu
Mungkin kau jawaban dari doa-doa ku selama ini
Tapi aku sadar, ada masa dimana aku benar-benar senang, dan ada masa dimana aku harus terjatuh bila ku tahu kau hanya anggap ku angin belaka

Aku sadar harus benar-benar anggapmu saat ini sebatas teman
Karena ku tahu, kau akan sulit ku raih

Kau saat ini begitu indah
Hingga ku selalu tersenyum melihat bingkai gambarmu
Dan mungkin aku telah jatuh hati dan mulai belajar mencintai seseorang, dan itu kamu

#n

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ingatlah

Terkadang kita lupa dengan apa itu setelah kehidupan. Tidak ada lagi harta yang dapat dikumpulkan, tidak ada lagi rasa senyum, hanya penyesalan yang membuat kita terdiam dan bahkan menjadikan diri sendiri sebagai sesuatu yang hina. Kematian. Benar, kematian. Tidak ada yang mampu mengelak dari sebuah kematian. Dimana rangkaian kehidupan akan berahir disini dan semua kembali kepada sang pencipta. Tidak ada alsan logis kemana kita dalam kematian. Hanya saja, tanah akan menjadi tempat kita. Ya, satu lubang tanah yang menjadikan kita terdiam, kaku, bahkan tak mampu berbuat baanyak. Sodara, cobalah renungkan bagaimana hidup kita ini. Jika memang segala perintah-Nya kita jalani, niscaya akan tenang jalan hidupnya. Ia hanya akan menunggu saat-saat indah kematian, walaupun tidak ada yang mau meninggalkan dunia ini dengan cepat. Kita sebagai manusia sadar, bahwa banyak dan akan menciptakan dosa. Namun kita memiliki hati, yang mana butuh keimanan yang kuat agar kita mengenal siapa Tuhan kit...

Lantas Kemana Dia Pergi? (Bag 1)

Lelah bercampur keringat itu bagi seorang atlet mungkin keren, tapi tidak bagi kami, para pelajar kelas 2 SMA ini. Bercampur aroma aura badan serta asamnya keringat teman membuat pelajaran olahraga di jam matahari mulai meninggi memang tidak bisa dibilang keren. Huft.... Baik, perkenalkan nama aku Kean. Terdengar asing? Ya namanya juga bukan artis muehehe. Saat ini aku duduk di bangku kelas 2 SMA swasta di kota kecil. Pagi sekitar jam 6.30 mulai berangkat dari rumah. Sudah biasa sih, tapi tetap saja letih. Rumah ke sekolah jalan kaki, jarak 2km-an sih, ga jauh lah. Aku pelajar yang terbilang kepagian. Tidak pernah ada kata kesiangan. Ya begitulah orang-orang memanggilku.   Oke ini cerita Aku, bukan dia, mereka atau pun power ranger, ini hanya cerita aku, Kean si penjagal cinta. Aneh Awal perkenalan saat itu sebagai hal yang wajar. Maklum lah siswa pindahan. Saat itu tidak ada yang ku kenal. Lagi-lagi asing bagi ku karena baru kali ini menginjak kota yang asing...

Kasihmu Tak Mampu Terbalaskan

Kasihmu adalah kasih suci Selalu menghiasi hati Dan selalu menjawab keraguan hati Kau pelita dalam hidup ini Tulus cintamu begitu besar Dan tak mampu ku balaskan Engkau malaikat, mungkin lebih dari itu Kau tiupkan angin cintamu di pagi hari Tak ada yang mampu merasakannya Hanya kau dan aku Kau hiasi hati ini dengan doa Dan ku tenang dalam menjalaninya Kau memang terbaik yang kumilikki Tak ada yang lain Sungguh tak ada Kau tahu, aku memang belum mampu Belum mampu mendekap ragamu Jiwa ini membutuhkanmu Dukunganmu selalu ku nantikan Aku lah,.. Akulah anakmu ibu.. Aku merindukan engkau Lentera cinta yang tak pernah padam Ada dalam kasihmu, dan tersimpan di hatiku Aku kini belum mampu membalasnya Cinta mu dalam iringan kasihmu tak mampu terbalaskan